Monday, October 01, 2007

iPhone Madness Part 3


Penasaran is our middle name

Apalah artinya 12 jam lebih (atau bahkan total 20-jam tanpa tidur) demi iPhone yang bisa unlocked dan fully-functioned dengan menggunakan provider Kuwait : Zain & Wataniya. Gagal, ulang, gagal, ulang demikian seterusnya. Bahkan gue pun ikut memantu dengan membaca arsip email dari teman-teman di mailing list id-apple & id-mac. Salah satunya email dari bos Steven yang bertanggal 1 Oktober 2007 tentang downgrade firmware iPhone. *thanks bos!*

Ahmad, si pemilik iPhone agak tidak sabar menunggu buah hatinya bisa segera berfungsi. Sampai dengan blog ini diposting, gue sudah di rumah dan Eman masih di kantor bersama Ahmad, menyelesaikan semua perjuangan hingga mission accomplished.

Eman, nanti bantuin gue yha kalo gue jadi ikutan gila iPhone?>

Sunday, September 30, 2007

iPhone Madness part 2


Ahmad and his unopened iPhone box. What's in your left hand? A gigantic pendant for your ear?

Here he goes again, Ahmad and his 'just-arrived' iPhone. So he is the 3rd iPhone person in this creative department (1st Nataly & 2nd Sulaiman). And who's gonna be the 4th? Sami? Change your mind already? :D

Me? Naahhh... I'd rather keep my SonyEricsson and wait for the iPod Touch. Unless.... um.. rrr... we'll see.


Okay! Okay! I get it! It's not a gigantic pendant! It's a pouch with Product (RED) iPod Shuffle inside!

Tuesday, September 25, 2007

Gila iPhone


The worldwide hype is in my palm!

Semenjak dapat kabar bahwa iPhone bisa unlock-ed di Kuwait dan sukses menggunakan provider selular lokal (info di sini & sini), di kantor semua berlomba-lomba membelinya. Sami yang selama ini kagak peduli dengan hal-hal berbau gadget, tidak ketinggalan membawa selembar koran lokal dengan iklan iPhone yang dijual sebuah toko. Dari iklan tersebut, didapat informasi harga yang dipatok untuk iPhone 8 Gb 250 KD alias Rp 7,5 juta! Beberapa kali lipat dari harga website (US$ 399)! Seorang rekan malah berhasil mendapatkan dengan harga 180 KD atau Rp 5 juta.
Ahmad, teman kami langsung kalap, membuka website Apple dan memesan dengan biaya tambahan untuk pajak (US$ 35) dan shipping (US$ 16). Mendekati akhir bulan, sudah terhitung tingkat populasi iPhone di kantor sekitar 4 unit. Tambah 2 lagi jika Papin & Bayu mantap untuk membeli (Eman! Kabari mbak Susi dong!!! Please!). Dan mungkin 1 unit lagi jika Yoswar bisa keluar dari kemelut kebingungannya memilih beli iPhone (sementara dia baru saja beli HTC SmartPhone.. ewww), beli iMac/MacBook Pro atau menabung.


Eman and his new girlfriend... literary :P

Memegang dan mengelus benda ini seolah turut menjadi bagian iPhone-hype seluruh dunia. Definetely, you are the part of hype! The design and user-interface hypnotizes me and blurs me away from any of the dark side of this thing. Masalah bluetooth pairing, batere boros, sinyal wi-fi naik turun dan segala ketidak-sempurnaannya tidak mampu mengurangi rasa kangen akan adanya Apple PDA setelah Newton wafat beberapa tahun silam. It's about time, a MacOS in my palm.

Read more on Mark's blog.

Update : 1 minus point. The Bluetooth function in iPhone only works for its handsfree unit. No serial, no OBEX, no remote! Bummer!!! Shoulda say 5 minus points??

Update : 1 minus point for iPhone population. Yoswar is officially saying to keep his HTC SmartPhone (ewww...!).

Sunday, September 23, 2007

Pupus Sudah Harapan



Baru ngeh, 3 game yang gue tunggu-tunggu dari EA games : Command & Conquer 3, Need for Speed : Carbon & Battlefield 2142 ternyata tidak bisa dijalankan di mesin ber-graphic card GMA950 (MacBook gue!!)
*nangis meraung sambil jedukin kepala keras-keras ke bantal*

Mending jual MacBook dan ganti new iMac... atau beli PlayStation 3?

Tuesday, September 18, 2007

Abandoned Apple Store



Jalan-jalan ke Kuwait City, nemu toko Apple tua yang sudah ditinggalkan sejak lama. Gelap, berdebu, kotor memberikan eerie-feeling, seolah semua arwah produk-produk Apple lama bergentayangan di dalamnya. Sayang, saat kami mendatangi tempat tersebut sudah malam & gelap, sehingga tidak dapat melihat isi toko tersebut dengan jelas.


Logo 6 warna yang memudar dimakan waktu

Nataly's husband, Mark, punya dokumentasi saat di dalamnya masih tersimpan produk-produk Apple. Pengen rasanya menjarah isinya dan mengkoleksikan semuanya. Check his photos! Buat pengguna Mac lama, melihat gambar-gambar tersebut, rasanya masuk ke dalam ruang waktu saat semuanya masih 6 warna.

Monday, September 17, 2007

New Cinema Display


Saat balik kantor setelah buka puasa, mendapatkan 20 inch Cinema Display gue diganti jadi 23 inch Cinema Display. Woohoo!! Sekarang ngedit project HD (1920 x 1080 pixel) ngga perlu resize window lagi! Sekalian jajal nonton DVD punya bos Bader : Koyaanisqatsi-nya Francis Coppola!

Cuma sayang, lampu IKEA-nya ngga bisa dijepit di monitor lagi deh - 23 inch Cinema Display lebih tebal 2 cm dibanding yang 20 inch :)

Saturday, September 15, 2007

Leopard in Space





Baru saja download file intro-movie & intro-music installer MacOS X 5 (Leopard). Movie-nya mengambil konsep tata surya atau galaksi, sebagai benang merah dengan feature Time Machine dari Leopard. Seperti intro-movie Tiger yang mengambil ide spotlight dari feature unggulan Tiger yang bernama (duh!) Spotlight.

Sementara musiknya sendiri tidak berbeda jauh dengan versi Tiger. Hanya ada perubahan aransemen.
Lumayan bisa dipakai buat ringtone handphone, sambil nunggu bulan Oktober :D
Silakan download file mp3-nya di sini.

Omong-omong ringtone, gue kompilasi beberapa alert sound khas Mac, termasuk start up chime untuk dijadikan ringtone. Silakan download di sini.

Tuesday, September 11, 2007

iMac di News Room Al Watan TV

Penampakan iMac di ruang redaksi dan newsroom Al Watan TV. Wondering mereka pakai software apa ya? NewsStar for Mac? e-News? Mesti main-main nih ke redaksi.

Sunday, September 02, 2007

Usap-usap New iMac


Mac & More, Marina Mall, Kuwait

Pada satu kesempatan, kami berempat ke Mac & More (sebuah Apple store di Marina Mall) untuk membeli MacBook. Sekaligus menukarkan keyboard Arab MacBook si Eman menjadi international keyboard (biayanya KD 45/Rp 1.350.000-an). Tanya sana tanya sini, ternyata toko ini sudah memasukkan iMac baru dalam daftar dagangan mereka. Satu box iMac khusus dibuka untuk memperlihatkan barang cantik ini kepada kami. Mereka menjual dengan harga KD 640/Rp 19.000.000-an. Cukup mahal dibandingkan harga di toko teman-teman kami di Indonesia.


Menyibak busana si cantik... maksudnya si iMac baru

Kami pun mengerubung mengusap-usap si cantik iMac ini *drolling*. Sayangnya, mereka belum menjual iMac baru ini dengan keyboard aluminium dengan alasan belum ada kiriman. Untungnya memang kami tidak ada rencana untuk membeli, usap-usap saja cukup untuk sementara ini :D


Barang-barangnya cukup variatif dan lengkap di sini

Thursday, August 30, 2007

Moving to Pro Apps (Gradually)


Yoswar dengan Color sedang color-grading Adzan untuk Ramadhan

Sebelum ini kami bekerja mengandalkan software underground, mengingat kondisi finansial perusahaan yang lebih memprioritaskan ke hal-hal lain. Torrent atau Mangdu menjadi tempat utama saat membutuhkan software-software tertentu dan bisa jadi malah ngga nemu atau terlalu lama disedot lewat torrent. Di tempat baru ini, ternyata software-software yang selama ini kami idam-idamkan (hampir) ada semua di depan mata. Kalau pun kami membutuhkan yang lain, perusahaan dengan senang hati support dan menganggarkannya. Maklum, satu dari pimpinan di sini memang techie dan Mac user berat. 

Sekarang, Gue dan Yoswar (salah satu 'timnas' di Al Watan TV) bekerja dalam 1 project yang sama. Induk file-nya sendiri dari di Final Cut Pro Studio 2, dan kami memisahkan masing-masing footage sesuai penugasannya, gue di Motion dan Yoswar di Color. Jelas kami berdua harus belajar lagi untuk bisa menguasai 2 pro apps dari Apple tersebut, karena selama di Indonesia kami jarang menyentuh pro apps Apple. Untungnya atasan kami memberi keleluasaan kepada kami untuk bekerja sambil belajar. "It's between you and your tools. Just like husband and wife. Choose it. Learn it. Love it. Live with it," gitu katanya ke gue suatu hari. "Choose your tools wisely. Because it's pricey. As pricey as your final art work," tambahnya sambil cengengesan.

It's about time. Better place. Better tools. Let's get move on to the Pro Apps.

Wednesday, August 29, 2007

HappiLife Ever After


Today, Ahmad is doing the-first again. He's coming to our room and sez, "Look! I got the one that you're looking for!" He's holding the original copy of iLife '08 box in his hand. "Pinot! Stop downloadin it from torrent! And you don't have to wait till this iLife arrives in Kuwait! Install this in your MacBook!"

Holding an original copy of Apple software in your hand means a lot of things. You have to pay for it and gains your sense-of-belonging of the software and the company itself. It's just like transferred the Apple's aura of innovation and creativity inside you. And... mmm.. nevermind. Let's install it.

Monday, August 27, 2007

iLife '08 : iWeb

Ngga banyak yang pengen dibahas tentang iApps bawaan iLife '08 ini. Tapi sebagai non-web-designer, iApps satu ini sungguh menjadi penolong gue untuk ngoprek-ngoprek website tanpa harus banyak bersentuhan dengan belantara hutan HTML. And it works seamlessly with .Mac (d'oh!)

Photobucket - Video and Image Hosting
HTML Snippet to the rescue

Walau begitu, kebutuhan untuk sedikit memberi bumbu HTML code - seperti menambah source dari website lain : embeded YouTube movie, shoutbox, counter atau RSS - dalam website tetap ada, dan sayangnya tidak bisa dilakukan dengan iWeb lama. Setiap saat hendak menambah HTML code, terpaksa diutak atik dulu di software lain sebelum dipublish. Untunglah iWeb '08 memberi feature tambahan yang cukup penting buat gue : HTML Snippet. Dengan feature ini, kita bisa menambahkan HTML code dalam website. Seperti yang gue lakukan dengan menambahkan tampilan feeds dari Blogger (melalui FeedBurner). 

Feature lainnya seperti penambahan fungsi "Comment" pada blog, Google Maps, Google Ad, Enhanced Photo Pages belum sempat diutak-atik. Yang penting ada HTML Snippet dan template-template baru

Friday, August 24, 2007

iLife '08 : iPhoto

Photobucket - Video and Image Hosting
Ngga sabar nunggu iLife '08 dijual di Apple store Kuwait, akhirnya terpaksa download secara underground versi petani-nya. Kebelet jajal 2 iApps yang jadi unggulan yaitu iPhoto & iWeb

Untuk iPhoto-nya, gue ingin icip-icip feature keyword-nya yang katanya lebih mudah dan advance. Versi iPhoto sebelumnya, untuk organize keyword agak ribet dan merepotkan buat gue. 2 plug-in third party jadi andalan, seperti Keyword Assistant (http://homepage.mac.com/kenferry/software.html) atau Keyword Manager (http://www.bullstorm.se/KeywordManager.php) dengan interface-nya yang user-friendly.

Saat pertama kali buka, iPhoto memerintahkan kita untuk upgrade iPhoto Library. Setelah proses upgrade selesai dan masuk ke dalam iPhoto, gue agak bingung dengan setup keyword-nya. Yang biasanya nongkrong di preferences, kok sekarang tidak ada. Begitu pula saat Get Info (command-I) dari sebuah foto, biasanya di sebelah kiri sidebar muncul panel keyword, di iPhoto '08 juga absen. 

Photobucket - Video and Image Hosting Photobucket - Video and Image Hosting
(click to enlarge)

Ternyata, setup keyword dipindahkan dari preferences ke menu bar "Window". Setelah window keyword terbuka, di dalamnya terdapat 2 panel (Quick Group & Keywords) dan tombol "Edit Keywords" untuk menambah mengurangi keyword yang kita butuhkan. Cool! 
Dan feature pencarian foto dengan keyword tersedia di bawah tool-bar, lengkap dengan pencarian tanggal, rating, title dan description. Woohoooo!!
Walau begitu, terdapat beberapa kesalahan keyword dari foto-foto yang diupgrade dari versi sebelumnya. Sehingga gue harus re-entry keyword untuk beberapa foto yang keywordnya salah.
Akhirnya semua harapan gue tentang well-organized keyword tercapai sudah! Ada shortcut assignment & quick keyword editing dalam satu panel. Soooo much easier!

Selain enhancement feature keyword, ada beberapa feature baru dari iPhoto '08 ini, seperti Event, yang memudahkan kita untuk organize koleksi foto kita berdasarkan event tertentu seperti kawinan, sunatan, 17 Agustus-an etc. Selain itu juga ada feature Compare, Crop dan Highlight Shadow, seperti layaknya editing foto di Aperture.

Penyempurnaan keyword di iPhoto versi ini sudah cukup bagi gue. Jika tiba saatnya iLife '08 tersedia di Kuwait, it's a must-buy item next month! Dengan US$ 79, produk Apple ini layak dimiliki original copy-nya :D

Thursday, August 23, 2007

Nike Epic



I've seen a Nike Epic commercial in YouTube and this backpack become a must-have item for me ever since. Today Ahmad Al Najdi (friend at the office) got it first and show me the special edition version. This lucky bastard got this Nike Epic backpack for KD 49 (Rp 1,5 juta). Dang! This thing is so cool! And, yes, it fits with my MacBook *wink*

Saturday, August 18, 2007

Mardhika Indonesia!



17 Agustus di negeri orang. Ngga bawa bendera Merah Putih, cukup diwakilkan dengan MacBook putih dengan casing Speck warna Merah (dicopot setengah) dan berlatar belakang Kuwait Liberation Tower.

Monday, August 13, 2007

MacBook si Temen Bobok

Sungguh setia si MacBook ini. Rasanya ngga bisa lepas sedetik pun dengannya. Dari urusan komunikasi dengan keluarga Neverland, blogging, browsing, photo & video library semua digeber dalam MacBook generasi pertama ini. Thanks to iLife '06 dengan great iApps-nya (iPhoto, iWeb, iTunes etc). Ngga sabar mau beli iLife '08 yang katanya akan tiba di Kuwait dalam waktu 2 minggu ini.



Termasuk urusan tidur. MacBook dan iPhoto menemani tidur gue. Sebelum merem, slideshow sudah disiapkan lengkap dengan background lagu-lagu favorit keluarga Neverland.

Oh ya. Tidak lupa terima kasih sebesar-besarnya kepada Acho yang sudah bersedia melego MacBook ini ke gue saat sebelum berangkat ke Kuwait :)

Thursday, August 02, 2007

Digital Craft



Kerja di kantor baru ini, pekerjaan menuntut kami untuk mengerahkan segala kemampuan dan skill. Sebagai motion graphic designer, gue ngga cuma melulu ngoprek dan update perkembangan teknologi, terutama yang menyangkut digital art. Thanks to my boss, Bader, yang encourage (dan menuntut) kami untuk bekerja sesuai kemampuan dan kekuatan masing-masing, gue mencoba untuk membuat style hand-drawing & hand-painting pada sebuah opening program untuk wanita. Walau ujung-ujungnya compositing di Adobe AfterEffects atau Apple Motion, proses kerjanya diawali dengan kerjaan tangan seperti painting dan sketching.


Lightbox seharga US$ 599. Saatnya minta beli Wacom Cyntix :D

Bahkan kalau perlu, pencil tracing dilakukan di atas permukaan Cinema Display, yang berfungsi sebagai layaknya light-box.

Setelah painting, eksperimen watercolor style dilakukan di AfterEffect, menggunakan mesh-warp distortion effect feature. Sehingga menimbulkan efek cat air yang smearing blending dengan air.

Digital and craft at last, done with my hand and my Mac!

Update August 20, 2007
Due to the company policy, I have to delete the project images before on air.

Tuesday, July 17, 2007

Mac in Kuwait

Banyak Apple store tersebar di Kuwait City. Walau harganya bisa (sangat) lebih mahal dibanding Jakarta, tapi pernik dan produk yang dijajakan sangat bervariatif dan jauh lebih lengkap. Pengamatan singkat gue di sini, ada beberapa tempat yang menjajakan produk Apple seperti Mac & More Apple Center di Marina Mall, MacCity di Avenue Mall (dan beberapa tempat perbelanjaan lain) dan yang cukup underground di kawasan Hawali (seperti Glodok Jakarta).


Mac & More Apple Center di Marina Mall


MacCity di Avenue Mall


Mac Shop di Hawali

Kebetulan MacCity merupakan sister company dari tempat gue bekerja, Al Watan TV. Sehingga Mac user kantor bisa mendapatkan beberapa fasilitas potongan harga atau pelayanan khusus lainnya.

Well, at least dengan adanya tempat-tempat ini, kehidupan ber-Mac di Kuwait tidak segersang alamnya.

Monday, July 02, 2007

Floor Dancing with MacBook



Ini yang gue lakukan saat transit di Dubai, melantai bersama MacBook karena colokan listriknya ada di tembok bagian bawah, sambil nge-wifi dengan network gratis "maxspot". Speednya cukup cepat walau kadang-kadang suka putus. Sayang, pas gue mau download sesuatu seperti software/shareware selalu diblock. Tampaknya memang ngga bisa sembarangan download. Sementara untuk upload ke Flickr, YouTube & Blogger berjalan normal.

Sunday, July 01, 2007

Skype USB VOIP Phone buatan Taiwan



Lagi jalan-jalan di Rumah Kita, Bintaro Plaza nemu sebuah device yang mirip dengan apa yang pernah gue lihat di salah satu toko Apple. Device itu adalah USB Phone yang compatible dengan layanan VOIP Skype. Dikemas plastik dengan spec & system requirement untuk Windows, dengan mini CD di dalamnya berisi installer Skype & driver untuk .. ehm… Windows. Melihat bentuknya, memang mirip plek ketiplek dengan produk USB Phone IPEVO Free-1 - beberapa produk USB Phone dari Taiwan atau China juga mengambil bentuk produk ini seperti di sini.

Dengan harga Rp 119.000 (discount dari Rp 250.000) sepertinya produk ini layak dicoba, sekaligus membangun sarana untuk komunikasi jarak jauh dengan keluarga saat gue berangkat ke Timur Tengah nanti. Saat digunakan di G4 QuickSilver, tidak semua tombol berfungsi kecuali tombol naik turun volume suara & mute. Di System Preferences>Sound, hardware terdetect dengan nama C-Media.

Mencoba dengan Skype di Mac, device USB ini hanya sekedar berfungsi sebagai pengganti speaker & microphone untuk komputer. Suara terdengar cukup jernih walau patah-patah (maklum jaringan internet Telkomnet instant). Microphone juga berfungsi dengan baik. Lumayanlah, yang penting keluarga di tanah air bisa ‘telepon-telepon’an dengan gue di seberang dunia.